Maraknya Aktivitas Ilegal Loging Di Kec.Sandai Kab.Ketapang, Tidak Ada Tindakan Tegas Oleh Aparat Polda Kalbar.


Foto. : Ribuan batang kayu Ulin yang bertuliskan ( Herlin ) di salah satu lokasi tempat penambatan rakit.

 

Ketapang, Kalbar. – lnfokalbarnews.com

Ribuan batang kayu olahan jenis Ulin diduga illegal berserakan di Sungai Beginci, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Di salah satu tumpukan kayu yang sudah berada ditepi sungai ada tulisan “HERLIN”, keluhan yang disampaikan oleh salah seorang warga.

“Warga merasa kondisi sungai yang kerap penuh kayu-kayu olahan tersebut sangat mengganggu aktifitas warga, terutama warga yang menggunakan jalur sungai untuk transportasi. “kami merasa terganggu dengan kondisi seperti ini, sekalipun kondisi ini tidak setiap hari” ucap warga.

bahwa kayu-kayu olahan yang diduga illegal tersebut sepertinya akan dibawa oleh pemiliknya ke Kecamatan Sandai dan estafet di Desa Randau Jungkal. Belum diketahui dengan pasti siapa pemiliknya.

Hasil pantauan media beberapa waktu terakhir pasca laporan dari warga, bahwa peredaran hasil hutan Kayu olahan di wilayah Kabupaten Ketapang cukup marak. Tidak hanya untuk kebutuhan lokal di Kabupaten Ketapang, namun kayu olahan jenis Ulin ini juga dijual ke wilayah Pontianak oleh para pengepul.

Tergolong cukup cerdik dan pintar para pedagang kayu olahan yang diduga illegal ini membawa dagangannya ke wilayah Pontianak, pasalnya tidak sedikit Pos Jaga pihak Aparat yang dilalui namun bisa lolos. Hingga berita ini diterbitkan, tim infokalbarnews.com masih melakukan penelusuran tentang peredaran Kayu, terutama jenis Ulin yang diduga illegal tersebut,”ujar salah seorang warga pada media.( M.Maulana )

 

Kaperwil Kalbar. : Eko Jatmiko

Editor. : Donny Azahra

 

Berita Terkait

Top

You cannot copy content of this page